Tampilkan postingan dengan label Sony. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sony. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Desember 2014

,

Perusahaan Akan Sony Jual Aset Bisnis Laptop Vaio

Informasi Harga Laptop Sony Vaio kemungkinan akan segera menghilang di pasaran terkait rencana Sony untuk menjual salah satu aset bisnis laptopnya ini. Seperti dilansir Bloomberg (6/2), pada awal minggu ini Sony mengumumkan jika pihaknya akan mencari perusahaan yang berminat untuk mengakuisisi aset bisnis laptop VAIO. Harga Laptop Sony

Keputusan ini diambil Laptop Sony setelah perusahaan tersebut menimbang banyak pilihan dan menetapkan jika pilihan menjual bisnis laptop Sony Vaio merupakan opsi terbaik.

Rencananya merek Vaio yang terkenal dengan jajaran notebook dengan desain ikonik dan identik dengan notebook high-end ini akan dijual ke perusahaan investasi Jepang Industrial Partners, dengan kesepakatan dan proses akuisisi maksimal diselesaikan pada bulan Maret 2014.

Terkait dilepasnya bisnis notebook dan laptop Vaio ini, Sony menyebutkan jika penurunan penjualan PC dikatakan sebagai alasan utama di balik keputusan untuk menjual bisnis VAIO. Sony menyatakan jika saat ini perusahaannya tidak akan lagi merancang dan mengembangkan produk baru dalam seri VAIO. Daftar Harga

Berdasarkan lansiran tersebut, Mengalami kerugian sebesar USD 1,1 miliar yang mana sebagian besar defisit disebabkan lesunya penjualan global divisi TV dan notebook.

Dengan dilepasnya bisnis laptop dan notebook Vaio ini, maka Sony bisa fokus untuk mengurusi divisi mobile-nya yang meliputi smartphone, phablet, perangkat tablet. Setelah kesepakatan akuisisi VAIO selesai, Sony akan langsung berkonsentrasi meluncurkan perangkat mobile dan tablet baru. Pabrikan asal Jepang ini sudah meluncurkan handset CODEC Sirius, smartphone seperti Xperia T2 dan Xperia E1 di gelaran Mobile World Congress akhir bulan lalu.

Sedangkan dalam divisi game online , PlayStation 4 untuk saat ini sudah membawa banyak keuntungan untuk Sony. Tampaknya Sony bakal benar-benar fokus di bisnis perangkat mobile ke depannya dan bukan tidak mungkin jika kedepannya divisi TV Sony juga akan gelar tikar jika terus menyumbang kerugian bagi perusahaan.

Beberapa waktu lalu telah dikabarkan bahwa Lenovo disebut ingin melakukan joint venture atau usaha bersama dalam melakukan revitalisasi bisnis komputer Vaio yang dimiliki Sony. Raksasa komputer asal China ini akan membantu agar produk dengan lini Vaio jadi 'teman' bagi ThinkPad (lini komputer Lenovo) di pasaran.

Seperti diketahui, Vaio tak lagi jadi pilihan masyarakat mengingat kebanyakan sudah mulai beralih ke tablet dan tingginya tingkat persaingan. Jika dibiarkan terus, maka lini bisnis ini akan terus mencatat kerugian dan mempercepat kiamat PC.

Namun baru-baru ini, Sony membantah bahwa pihaknya akan patungan untuk produk Vaio dengan Lenovo. Bantahan dari pihak Sony seakan membuyarkan rumor yang beberapa saat lalu sempat beredar dan menghebohkan. Akan tetapi, pihak Sony tidak menutup segala kemungkinan untuk pelamar potensial, seperti dikutip dari Reuters (4/2).

Reuters juga mengklaim bahwa Sony masih akan merevisi strategi produk dan manufaktur untuk unit Vaio. hal tersebut dilakukan untuk mengubah pandangan atau respon dalam industri yang telah terlihat menurun, khususnya penjualan PC tradisional.

,

Kesan Pertama Pertama Kali Menjajal Sony Xperia C3

Aplikasi Terbaru - Xperia C3 yang diluncurkan Sony Mobile Indonesia pada Rabu (27/8/2014) ditujukan untuk penyuka foto selfie. Smartphone dengan layar 5,5 inci ini tersedia dalam versi dual SIM. Melihat dari bentuknya, kesan pertama yang akan muncul adalah sosoknya yang ramping dan tipis. Sony mendesain Xperia C3 dengan dimensi tebal 7,6 mm. Sony Xperia C3

Selain kerampingannya, perhatian utama bagi yang baru saja melihat Xperia C3 akan tertuju pada layar utamanya karena kontras yang tinggi dan warna yang tajam. Sony menggunakan teknologi layar IPS dalam Xperia C3 dengan resolusi HD 720p. Sudut pandang layarnya juga terasa memuaskan, layar tetap terlihat terang dan warna yang ditampilkannya terlihat akurat saat dilihat dari berbagai sudut. Kelebihan Sony Xperia C3

Setelah acara peluncuran di Jakarta, KompasTekno berkesempatan menjajal Sony Xperia C3. Kesan pertama saat menggenggam ponsel dengan bobot 150 gram itu, terasa ringan. Ukuran layar 5,5 inci terasa pas dalam genggaman, walau mungkin bagi sebagian orang akan kesulitan saat ingin mengantonginya di saku celana depan.

Smartphone dengan ukuran layar 5,5 inci akan sedikit merepotkan jika dioperasikan dengan satu tangan, begitu juga kesan yang didapat pada Xperia C3 ini. Jari jempol tidak bisa menjangkau seluruh permukaan layar, apalagi saat digunakan untuk mengetik dengan keyboard touch screen-nya. Karena itu, Sony Xperia C3 lebih nyaman dioperasikan dengan dua tangan.

Respon antarmuka (interface) Xperia C3 sendiri terasa cepat saat digunakan untuk menjelajah menu dan aplikasi-aplikasinya. Transisi antar layarnya juga terasa halus. Layar juga memberikan kesan yang nyaman saat disentuh dengan jari karena permukaan halusnya. Di bingkai bagian atas sebelah kanan, bertengger lensa kamera 25 mm dengan sensor resolusi 5 megapixel. Di sebelahnya terdapat lampu flash LED untuk memberikan hasil maksimal dalam berfoto selfie.

Sementara di ujung kiri atas terdapat sensor cahaya serta lampu indikator LED. Speaker smartphone juga terlihat sedikit menyembul di bagian tepi atas dan bawah bingkai. Colokan untuk mikrofon 3,5 mm bertengger di bagian atas smartphone. Karena ketipisannya, tombol-tombol yang disematkan Sony dalam C3 terkesan tersembunyi. Di sisi kanan, selain terdapat slot untuk kartu dual SIM, terdapat pula tombol lockscreen, tombol volume, serta tombol khusus yang setting default-nya memberikan akses cepat ke fitur kamera.

Sementara di sisi kiri, terdapat slot kartu microSD yang bisa menampung kapasitas hingga 32 GB, serta slot kabel isi ulang daya. Bagian belakang Xperia C3 tidak banyak terdapat perubahan dibanding ponsel Sony lainnya, hanya terdapat kamera resolusi 8 megapixel, serta sebuah lampu flash LED.

Logo Sony tertulis di cover belakangnya berikut brand Xperia di bagian bawah beserta sentuhan kisi-kisi berwarna perak sebagai lubang speaker. Xperia C3 tersedia dalam tiga balutan warna, hitam, putih, dan hijau mint. Smartphone ini sudah mulai dijual dengan banderol harga Rp 3,8 juta untuk versi single SIM, dan Rp 3,9 juta untuk versi dual SIM.

Tren foto diri alias selfie makin mengemuka belakangan, Sony pun tak mau ketinggalan memanfaatkan fenomena yang satu ini. Phone Arena melaporkan bahwa Pabrikan Jepang itu baru saja memperkenalkan Xperia C3, smartphone yang dirancang khusus untuk memudahkan penggunanya mengambil selfie.

Untuk mengakomodir tujuan tersebut, Xperia C3 dibekali kamera depan 5 megapixel yang dilengkapi soft LED flash. Biasanya produsen ponsel hanya memakai flash untuk kamera utama di bagian belakang, bukan kamera depan. Kamera depan Xperia C3 memiliki cakupan bidang pandang 25mm atau selebar 80 derajat. Adapun kamera belakangnya memiliki resolusi 8 megapixel.

Dari segi hardware, Xperia C3 termasuk kategori ponsel menengah dengan prosesor quad-core Snapdragon 400 1,2 GHz, RAM 1GB, kapasitas penyimpanan internal 8 GB, dan slot micro-SD. Xperia C3 akan mulai tersedia pada bulan Agustus mendatang dalam pilihan warna putih, hitam, dan mint. Harganya sendiri masih belum diumumkan oleh Sony.

Jumat, 21 November 2014

, ,

Sony Xperia SP L dan M Tidak Bisa Upgrade OS Android Terbaru

Smartphone Sony Xperia SP, Xperia L, Xperia M, dan Xperia M Dual dipastikan tidak akan mendapatkan update Android 4.4 KitKat. Keempat smartphone kelas menengah andalan Sony di tahun 2013 ini Kelebihan Sony Xperia L harus puas dengan bertahan di sistem operasi Android Jelly Bean. Vendor asal Jepang ini tampaknya lebih fokus untuk mengurus smartphone generasi barunya.

Sony Xperia SP, Xperia M, dan Xperia M Dual akan bertahan di Android 4.3 Jelly Bean. Sedangkan Xperia L malah selangkah di belakang Xperia SP dan Xperia M, Kekurangan Sony Xperia L yakni menggunakan sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean yang dirilis Oktober 2013 lalu. Kabar ini tentu menjadi kabar buruk bagi pengguna ketiga varian smartphone tersebut yang berharap dapat menikmati Android 4.4 KitKat. Sony Xperia L

Lalu apa alasan Sony enggan merilis update Android 4.4 KitKat untuk Xperia SP, Xperia M, dan Xperia L? Jika dilihat dari spesifikasi yang diusungnya, yakni bertenaga dual-core Krait yang dipadukan dengan memori RAM sebesar 1GB sebenarnya sudah cukup kuat untuk menjalankan Android 4.4 KitKat dengan lancar.

Informasi ini bersumber dari website resmi Sony. Sebelumnya Sony sempat mempertimbangkan smartphone Xperia SP untuk mendapatkan update Android 4.4 KitKat dan melabeli produk tersebut dengan status under investigation. Tapi kini website Sony telah menunjukkan bahwa Xperia SP dengan sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean adalah final version dengan kata lain tak akan mendapatkan update lagi.

Sedangkan smartphone Xperia M dan Xperia L sejak awal sudah dipastikan tidak mendapatkan update Android 4.4 KitKat. Pengguna ketiga varian smartphone tersebut masih dapat mencicipi Android 4.4 Kitkat dengan menginstal custom ROM, seperti yang dilansir dari GSM Arena (10/09/2014).

Sony Xperia L dan Xperia C3 merupakan dua smartphone Android yang menghiasi pasaran di kelas menengah. Tentunya dengan spesifikasi yang berbeda, menarik sekali untuk diadu mana yang lebih mantap untuk menunjang aktivitas kita. Berikut adalah komparasi dua ponsel cerdas garapan Sony. Secara kasat mata Sony Xperia C3 tampil lebih lega, dihadirkan dengan layar 5.5 inch beresolusi HD 720 x 1280 piksel. Sementara Sony Xperia L dirilis mengusung layar 4.3 inch dengan resolusi 480 x 854 piksel. Jika disinggung soal kualitas, Xperia C3 memiliki teknologi yang lebih baik meskipun boros energi yakni In Plane Switching sedangkan Xperia L masih menggandeng teknologi TFT.

Beralih ke sektor dalam, kinerja Sony Xperia L ditopang oleh chipset Qualcomm MSM230 Snapdragon prosesor Dual-core berkecepatan 1 Ghz. Sementara peforma Sony Xperia C3 di tunjang dengan prosesor Quad-core 1.2 Ghz Cortex-A7 Chipset Qualcomm MSM8926 Snapdragon 400. Keduanya ditemani RAM 1 GB dan ROM 8GB. Jika ditanya mana yang lebih baik, maka Sony Xperia C3 diatas kertas jelas lebih mantap karena dibenami 4 inti sedangkan Xperia L hanya bekerja dengan 2 inti. Terlebih C3 juga membawa sistem operasi yang anyar yaitu Android KitKat.

Untuk mengabadikan momen penting, Sony Xperia C3 membenamkan kamera primer 8 MP, dan 5 MP sebagai lensa sekunder. Sony Xperia L juga menyematkan kamera belakang 8 MP, sayangnya untuk kamera depan belum sebaik lensa yang dimiliki Xperia C3, masih sebatas VGA saja.

Perbedaan lainnya yang kentara menyasar di bagian penyumbang daya. Baterai Li-Ion bermuatan 1.750 mAh akan mendonorkan energi untuk Sony Xperia L, sedangkan Sony Xperia C3 memiliki kapasitas baterai yang lebih besar yakni 2.500 mAh. Spesifikasi lainnya yang dibawa kedua ponsel tersebut tak terlampau jauh, mereka mendukung jaringan 2G, 3G HSDPA, disediakan juga fitur Wi-Fi untuk internetan gratis di hotspot area. Seperti yang sudah disinggung tadi, bahwasannya Sony Xperia L dan Xperia C3 menyasar di kelas menengah. Rp 2.500.000,- merupakan harga yang cukup pantas disandangkan untuk Sony Xperia L. Dengan segala kelebihan yang dimiliki Sony Xperia C3 tak heran jika ponsel tersebut memiliki banderolan harga yang lebih mahal yaitu Rp 3.699.000,-.